Showing posts with label Kuliah. Show all posts

Bergabung Bersama Penggerak Pelapak di Bukalapak.com Melalui Mobile Browser (HP)

Kampus TI | Bergabung Bersama Penggerak Pelapak di Bukalapak.com Melalui Mobile Browser (HP) | Assalamu'aikum :) setelah tadi menjelaskan bagai mana cara Bergabung Bersama Penggerak Pelapak di Bukalapak.com kali ini saya akan menjelaskan cara Bergabung Bersama Penggerak Pelapak di Bukalapak.com Melalui Mobile Browser (HP). Berikut caranya :

  • Buka link bukl.pk/daftar-abnn di mobile browser anda, kemudian akan masuk ke halaman di bawah ini





Bagi kalian yang sudah memiliki akun bukalapak sebelumnya bisa ikuti langkah di bawah ini :





Continue Reading »

Metode Penelitian - Perbandingan Jurnal



Judul Jurnal :
a.       a.  PERANCANGAN FAILOVER DAN LOAD BALANCING PADA PT. MICROAD INDONESIA
b.      ANALISIS DAN IMPLEMENTASI LOAD BALANCE DUA ISP MENGGUNAKAN MIKROTIK DENGAN METODE ROUND ROBIN

1.      Kesamaan Jurnal
a.       Kedua jurnal tersebut menggunakan konsep yang sama yaitu dengan menggunakan konsep load balance dengan dua ISP
b.      Kedua jurnal ini pun sama-sama menggunaka Router Mikrotik
2.      Ketidaksamaan Jurnal
a.       Metode yang digunakan oleh kedua jurnal tersebut berbeda, Metode yang digunakan dalam teknik Load Balancing  pada jurnal pertama adalah Per Connection Classifire (PCC). Sedangkan pada jurnal kedua menggunakan metode round robin
b.      Pada jurnal pertama hasil uji coba dilihat dari respon time sedangkan pada jurnal kedua hasil uji coba dilihat dari ip adress
3.      Pandangan
Pada Jurnal pertama penulis menganalisis teknik Failover dan Load Balancing yang diterapkan pada PT. MicroAd Indonesia apakah sudah berjalan dengan baik atau belum.

Pada Jurnal kedua penulis menganalisi dan mengimplemantasikan teknik load balanced dua ISP menggunakan mikrotik dan metode round robin
4.      Perbandingan
Pada jurnal pertama menggunakan konsep failover dan load balancing untuk memanfaatkan dua ISP secara efisien. Jurnal kedua, menganalisis dan implementasi load balanced pada dua ISP.
Kedua jurnal tersebut menggunakan konsep atau teknik yang sama untuk mengefisieankan dua ISP yaitu dengan konsep failover dan load balancing serta sama-sama menggunakan router mikrotik sebagai media penghubung ISP dan Mikrotik OS sebaga sistem operasi pada server. Metode yang digunakan berbeda, Metode yang digunakan dalam teknik Load Balancing  pada jurnal pertama adalah Per Connection Classifire (PCC). Sedangkan pada jurnal kedua menggunakan metode round robin. Dan hasil ujicobanyapun akan berbeda Pada jurnal pertama hasil uji coba dilihat dari respon time sedangkan pada jurnal kedua hasil uji coba dilihat dari ip adress.




5.      Ringkasan
a.       PERANCANGAN FAILOVER DAN LOAD BALANCING PADA PT. MICROAD INDONESIA
PT. MicroAd Indonesia menggunakan 2 Internet Service Provider (ISP), yaitu Centra Sarana Data (CSD – 8 Mbps) dan Biznet (2 Mbps). Masalah awal yang dihadapi adalah pemanfaatan kedua ISP yang dinilai tidak efisien dan metode pengalihan jalur ISP yang masih dilakukan secara manual apabila jalur yang digunakan terputus, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses pengalihan jalur tersebut. Setelah menganalisa permasalahan yang ada, maka solusi yang ditawarkan adalah perancangan sistem failover yang dapat mengalihkan jalur ISP secara otomatis, apabila mendeteksi jalur ISP yang digunakan putus dan load balancing yang dapat membagi traffic terhadap kedua ISP, sehingga pemanfaatan kedua ISP menjadi lebih efisien dan efektif.
Pada penelitian-penelitian sebelumnya, teknik failover yang dibuat adalah dengan menggunakan fixed line. Dalam penelitian ini, selain failover yang ada pada load balancing, juga ditambahkan failover ke 3G line. Digunakannya 3G line dengan pertimbangan bahwa 3G masih dalam tahap perkembangan, sehingga masih belum diketahui seberapa pesat sistem tersebut dapat dikembangkan. Selain itu, teknik failover dan load balancing ini juga diimplementasikan di suatu perusahaan, sehingga juga merupakan studi kasus. Penambahan failover ke 3G line berguna untuk mengantisipasi putusnya kedua ISP, sehingga akan meng-cover computer-komputer yang memang harus mendapatkan akses internet.
Failover adalah kemampuan suatu sistem untuk dapat berpindah secara manual maupun otomatis jika salah satu sistem mengalami kegagalan, sehingga menjadi backup untuk sistem yang mengalami kegagalan. Teknik Failover yang diterapkan pada penelitian ini memanfaatkan fitur Netwatch yang ada pada Router Mikrotik.  Load Balancing adalah teknik untuk mendistribusikan beban trafik pada dua atau lebih jalur koneksi secara seimbang, agar trafik dapat berjalan optimal, memaksimalkan throughput, memperkecil waktu tanggap, dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi. Metode yang digunakan dalam teknik Load Balancing ini adalah Per Connection Classifire (PCC). PCC mengelompokkan trafik koneksi yang keluar atau masuk router menjadi beberapa kelompok. Pengelompokkan tersebut dibedakan berdasarkan beberapa parameter.


b.      ANALISIS DAN IMPLEMENTASI LOAD BALANCE DUA ISP MENGGUNAKAN MIKROTIK DENGAN METODE ROUND ROBIN
Konsep load balance dengan metode round robin, yaitu menggunakan kedua gateway secara bersamaan dengan membagi beban secara berurutan dan bergiliran. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan bagaimana mendesain dan mengimplementasikan sistem secara otomatis dan efisien dalam perpaduan dua ISP agar di peroleh hasil yang optimal di dalam memanajemen banwidth. Metodologi yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan metodologi pengujian dan pengamatan. Hasil dari penelitian tersebut adalah perolehan kapasitas bandwidth untuk akses internet akan meningkat dengan digabungkannya dua buah gateway yang tersedia sehingga dapat digunakan secara bersamaan sekaligus mempunyai fitur fail over (backup). Selain itu juga bisa mendapatkan bandwidth yang lebih besar dengan harga yang lebih murah.
Koneksi load balance menggunakan multi gateway ini disebut dengan metode round robin karena beban terbagi secara berurutan dan bergiliran dari gateway yang satu ke gateway yang lain oleh karena itu gateway yang digunakan selalu bergantian dan tidak tetap (random), hal ini ditentukan dalam konfigurasi mangle yaitu ‘nth’, nilai pertama menandakan ‘every’ dan nilai kedua menandakan ‘packet’ sehingga jika diterjemahkan dari script diatas ‘nth’ pada rule kedua mempunyai nilai 2,1 yang berarti akan menangkap setiap paket pertama dari 2 paket, karenanya 50% dari semua traffic akan tertangkap oleh rule ini. Kemudian ‘nth’ pada rule keempat yang mempunyai nilai 1,1 berarti menangkap setiap paket dari 1 paket yang ada dengan kata lain menangkap semua paket yang tersisa, sehingga 50% paket yang tersisa akan tertangkap oleh rule ini.
Continue Reading »

Peran Manajer

Kampus TI | Peran Manajer | Peran manajer (roles) menurut Henry Mintzberg :
  • Interpersonal roles (peranan hubungan manusiawi) :
  1. The figurehead role (peranan figure bapak), sebagai simbol pimpinan perusahaan
  2. The leader role (peranan pemimpin), menjadi pimpinan bawahannya, mulai dari rekruitmen, pelatihan, motivasi karyawan
  3. The liaison role (peranan penghubung), penghubung di dalam maupun di luar perusahaan
  •  Informational roles (peranan informasi) :
  1. The recipient role (monitor), selalu aktif dalam mencari informasi yang bermanfaat bagi organisasi.
  2. The disseminator role (penyebar informasi), mendistribusikan informasi yang diperolehnya baik di dalam maupun di luar organisasi.
  3. The spokensperson role (peranan juru bicara), sebagai wakil organisasi harus menyampaikan informasi kepada pihak lain, baik di dalam maupun di luar organsasi
  • Decision roles (peranan pengambil keputusan) :
  1. The enterpreneurial role (kewirausahaan), mengambil keputusan-keputusan penting tentang ide-ide baru yang memajukan organisasi.
  2. The disturbance-handler role (penyelesai gangguan), dapat menyelesaikan gangguan terhadap organisasi.
  3. The resource-allocator role (pembagi sumber daya), dapat mengalokasikan sumber daya organisasi yang terbatas agar tujuan organisasi dapat tercapai secara efisien.
  4. The negotiator role (peranan perunding), dapat melakukan negosiasi dengan pihak-[ihak tertentu yang berhubungan dengan organisasi.


Continue Reading »

Pengertian Manajemen

Kampus TI | Pengertian Manajemen | Suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang kearah tujuan organisasi atau maksud yang nyata.

Sesuatu kegiatan untuk mengatur, merencanakan, melaksanakan, mengawasi jalannya kegiatan, sehingga tujuan dapat tercapai dengan baik.

 G. R. Terry, manajemen adalah usaha-usaha untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan lebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain.

 Albert Lepawsky, manajemen adalah tenaga/kekuatan yang memimpin, memberi petunjuk dan membimbing suatu organisasi dalam mencapai suatu tujuan yang ditentukan terlebih dahulu.

 John D. Millett, manajemen adalah proses pembimbingan, pengarahan serta pemberian fasilitas kerja kepada orang-orang yang diorganisir dalam kelompok-kelompok jurnal untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

 Dalton E.MC Farland, manajemen adalah suatu proses yang mana manajer sebagai mencipta, mengarahkan, memelihara dan melaksanakan tujuan organisasi melalui koordinasi dan kerjasama dari usaha manusia.

 James AF. Stoner & Freeman, manajemen adalah seni melaksanakan pekerjaan melalui orang-orang (the art of getting things done through people).

Dari pengertian manajemen tersebut dapat ditarik kesimpulan :
  1. Manajemen sebagai proses / usaha / aktivitas
  2. Manajemen sebagai seni (art)
  3. Manajemen terdiri dari individu-individu/orang-orang yang melakukan aktivitas
  4. Manajemen menggunakan berbagai sumber-sumber dan faktor produksi yang tersedia dengan cara efektif dan efisien
  5. Adanya tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu
Orang yang menjalankan proses manajemen disebut seorang manajer. Manajer adalah orang yang memegang jabatan tertentu di dalam suatu organisasi dengan hak dan wewenang untuk mengambil dan mengelola keputusan serta melaksanakan seluruh tugas manajemen dengan mempergunakan semua unsur manajemen yang ada. Tugas manajer secara umum adalah memecahkan serta mencari jalan keluar dari masalah yang timbul di dalam suatu organisai.


Continue Reading »

Prinsip Motodologi


A. Rene Descartes
Dalam karyanya Discourse On Methoda, dikemukakan 6 (enam ) prinsip metodologi yaitu:
  •  Membicarakan masalah ilmu pengetahuan diawali dengan menyebutkan akal sehat (common sense) yang pada umumnya dimiliki oleh semua orang.Akal sehat menurut Descartes ada yang kurang, adapula yang lebih banyak memilikinya, namun yang terpenting adalah penerapannya dalam aktivitas ilmiah.
  • Menjelaskan kaidah-kaidah pokok tentang metode yang akan dipergunakan dalam aktivitas ilmiah maupun penelitian. Descartes mengajukan 4 (empat) langkah atau aturan yang dapat mendukung metode yang dimaksud yaitu:
(a) Jangan pernah menerima baik apa saja sebagai yang benar, jika anda tidak mempunyai pengetahuan yang jelas mengenai kebenarannya. Artinya, dengan cermat hindari kesimpulan-kesimpulan dan pra konsepsi yang terburu-buru dan jangan memasukkan apapun ke dalam pertimbangan anda lebih dari pada yang terpapar dengan begitu jelas sehingga tidak perlu diragukan lagi,
(b) Pecahkanlah setiap kesulitan anda menjadi sebanyak mungkin bagian dan sebanyak yang dapat dilakukan untuk mempermudah penyelesaiannya secara lebih baik.
(c) Arahkan pemikiran anda secara jernih dan tertib, mulai dari objek yang paling sederhana dan paling mudah diketahui, lalu meningkat sedikit demi sedikit, setahap demi setahap ke pengetahuan yang paling kompleks, dan dengan mengandaikan sesuatu urutan bahkan di antara objek yang sebelum itu tidak mempunyai ketertiban baru.
(d) Buatlah penomoran untuk seluruh permasalahan selengkap mungkin, dan adakan tinjauan ulang secara menyeluruh sehingga anda dapat merasa pasti tidak suatu pun yang ketinggalan.
(e)Langkah yang digambarkan Descartes ini menggambarkan suatu sikap skeptis metodis dalam memperoleh kebenaran yang pasti.


  • Menyebutkan beberapa kaidah moral yang menjadi landasan bagi penerapan metode sebagai berikut:
(a) Mematuhi undang-undang dan adat istiadat negeri, sambil berpegang pada agama yang diajarkan sejak masa kanak-kanak.
(b) Bertindak tegas dan mantap, baik pada pendapat yang paling meyakinkan maupun yang paling meragukan.
(c) Berusaha lebih mengubah diri sendiri dari pada merombak tatanan dunia.


  • Menegaskan pengabdian pada kebenaran yang acap kali terkecoh oleh indera. Kita memang dapat membayangkan diri kita tidak berubah namun kita tidak dapat membayangkan diri kita tidak bereksistensi, karena terbukti kita dapat menyangsikan kebenaran pendapat lain. Oleh karena itu, kita dapat saja meragukan segala sesuatu, namun kita tidak mungkin meragukan kita sendiri yang sedang dalam keadaan ragu-ragu.
  • Menegaskan perihal dualisme dalam diri manusia yang terdiri atas dua substansi yaitu RESCOGITANS (jiwa bernalar) dan RES-EXTENSA (jasmani yang meluas). Tubuh (Res-Extensa) diibaratkan dengan mesin yang tentunya karena ciptaan Tuhan, maka tertata lebih baik. Atas ketergantungan antara dua kodrat ialah jiwa bernalar dan kodrat jasmani. Jiwa secara kodrat tidak mungkin mati bersama dengan tubuh. Jiwa manusia itu abadi.[3]
B. Alfred Julesayer
Dalam karyanya yang berjudul Language, Truth and Logic yang terkait dengan prinsip metodologi adalah prinsip verifikasi. Terdapat dua jenis verifikasi yaitu:
  • Verifikasi dalam arti yang ketat (strong verifiable) yaitu sejauh mana kebenaran suatu proposisi (duga-dugaan) itu mendukung pengalaman secara meyakinkan
  • Verifikasi dalam arti yang lunak, yaitu jika telah membuka kemungkinan untuk menerima pernyataan dalam bidang sejarah (masa lampau) dan ramalan masa depan sebagai pernyataan yang mengandung makna
  • Ayer menampik kekuatiran metafisika dalam dunia ilmiah, karena pernyataan-pernyataan metafisika (termasuk etika theologi) merupakan pernyataan yang MEANING LESS (tidak bermakna) lantaran tidak dapat dilakukan verifikasi apapun.[4]
Karl Raimund Popper
K.R. Popper seorang filsuf kontemporer yang melihat kelemahan dalam prinsip verifikasi berupa sifat pembenaran (justification) terhadap teori yang telah ada. K.R. Popper mengajukan prinsip verifikasi sebagai berikut:
  • Popper menolak anggapan umum bahwa suatu teori dirumuskan dan dapat dibuktikan kebenarannya melalui prinsip verifikasi. Teori-teori ilmiah selalu bersifat hipotetis (dugaan sementara), tak ada kebenaran terakhir. Setiap teori selalu terbuka untuk digantikan oleh teori lain yang lebih tepat.
  • Cara kerja metode induksi yang secara sistematis dimulai dari pengamatan (observasi) secara teliti gejala (simpton) yang sedang diselidiki. Pengamatan yang berulang -ulang itu akan memperlihatkan adanya ciri-ciri umum yang dirumuskan menjadi hipotesa. Selanjutnya hipotesa itu dikukuhkan dengan cara menemukan bukti-bukti empiris yang dapat mendukungnya. Hipotesa yang berhasil dibenarkan (justifikasi) akan berubah menjadi hukum. K.R. Popper menolak cara kerja di atas, terutama pada asas verifiabilitas, bahwa sebuah pernyataan itu dapat dibenarkan berdasarkan bukti-bukti verifikasi pengamatan empiris.
  • K.R Popper menawarkan pemecahan baru dengan mengajukan prinsip FALSIFA BILITAS, yaitu bahwa sebuah pernyataan dapat dibuktikan kesalahannya. Maksudnya sebuah hipotesa, hukum, ataukah teori kebenarannya bersifat sementara, sejauh belum ada ditemukan kesalahan-kesalahan yang ada di dalamnya. Misalnya, jika ada pernyataan bahwa semua angsa berbulu putih melalui prinsip falsifiabilitas itu cukup ditemukan seekor angsa yang bukan berbulu putih (entah hitam, kuning, hijau, dan lain-lain), maka runtuhlah pernyataan tersebut. Namun apabila suatu hipotesa dapat bertahan melawan segala usaha penyangkalan, maka hipotesa tersebut semakin diperkokoh (CORROBORATI[5]ON).
Continue Reading »

Jenis - Jenis Metode Ilmiah

  I. Perkembangan Metodologi Ilmu Pengetahuan / Metodologi Penelitian
II. Tugas - Tugas Ilmu Pengetahuan dan Penelitian
III. Unsur - Unsur Metodologi
IV. Jenis - Jenis Metode Ilmiah

Penelitian dapat digolongkan / dibagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan kriteriakriteria tertentu, antara lain berdasarkan: (1) Tujuan; (2) Pendekatan; (3) Tempat; (4) Pemakaian atau hasil / alasan yang diperoleh; (5) Bidang ilmu yang diteliti; (6) Taraf Penelitian; (7) Teknik yang digunakan; (8) Keilmiahan; (9) Spesialisasi bidang (ilmu) garapan. Berikut ini masing-masing pembagiannya.

Berdasarkan hasil/alasan yang diperoleh:
  1. Basic Research (Penelitian Dasar), Mempunyai alasan intelektual, dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan;
  2. Applied Reseach (Penelitian Terapan), Mempunyai alasan praktis, keinginan untuk mengetahui; bertujuan agar dapat melakukan sesuatu yang lebih baik, efektif, efisien.
Berdasarkan Bidang yang diteliti:
  1. Penelitian Sosial, secara khusus meneliti bidang sosial: ekonomi, pendidikan, hukum, dsb.
  2. Penelitian Eksakta, secara khusus meneliti bidang eksakta: Kimia, Fisika, Teknik, dsb.
Berdasarkan Tempat Penelitian :
  1. Field Research (Penelitian Lapangan), langsung di lapangan;
  2. Library Research (Penelitian Kepustakaan), dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) dari penelitian sebelumnya;
  3. Laboratory Research (Penelitian Laboratorium), dilaksanakan pada tempat tertentu / lab, biasanya bersifat eksperimen atau percobaan;
Berdasarkan Teknik yang digunakan :
  1. Survey Research (Penelitian Survei), tidak melakukan perubahan (tidak ada perlakuan khusus) terhadap variabel yang diteliti.
  2. Experimen Research (Penelitian Percobaan), dilakukan perubahan (ada perlakuan khusus) terhadap variabel yang diteliti.
Berdasarkan Keilmiahan :
Penelitian IlmiahMenggunakan kaidah-kaidah ilmiah (Mengemukakan pokok-pokok pikiran,
menyimpulkan dengan melalui prosedur yang sistematis dengan menggunakan
pembuktian ilmiah/meyakinkan. Ada dua kriteria dalam menentukan kadar/tinggirendahnya
  1. mutu ilmiah suatu penelitian yaitu:Kemampuan memberikan pengertian yang jelas tentang masalah yang diteliti:
  2. Kemampuan untuk meramalkan: sampai dimana kesimpulan yang sama dapat dicapai apabila data yang sama ditemukan di tempat/waktu lain; 

V. Prinsip Metodologi

Continue Reading »

Unsur - Unsur Metodologi


1.       Interprestasi
Artinya menafsirkan atau membuat tafsiran, tetapi yang tidak bersifat subjektif (menurut selera orang yang menafsirkan), tetapi harus bertumpu pada evidensi objektif, untuk mencapai kebenaran yang autentik. Penafsirkan dengan tidak secara subjektif bukan berarti kegiatan interprestasi ini dikerjakan sesuka karangan peneliti, akan tetapi tetap harus bertumpu pada kenyataan yang telah diamati. Kenyataan itu bisa berupa fakta. Dan fakta ini bisa berupa data (kenyataan-kenyataan yang sudah tercatat), atau gejala (sesuatu yang nampak sebagai tanda adanya peristiwa atau kejadian). Namun dalam filsafat yang si peneliti berhadapan langsung dengan manusia hidup atau dalam bahasa lain lebih dekat dengan ilmu sosial dan human. Maka suatu fakta dapat dibedakan menjadi dua yang pertama secara fisik (kulit, badan, kepala, mata), dan secara ekspresi manusia (bahasa, tingkah laku, tarian). Hal itulah yang dimaksudkan harus bertumpu pada evidensi objektif, dan mencapai kebenaran otentik.

2.       Induksi dan Deduksi
Induksi (dari khusus ke umum) pada dasarnya disebut generalisasi. Ilmu eksakta mengumpulkan data-data dalam jumlah tertentu, dan atas dasar itu menyusun suatu ucapan umum. Dalam penelitian ilmu sosial ilmu ini sering disebut dengan Humanistik atau Humaniora. Ucapan umum maksutnya adalah pemehaman yang sudah dirumuskan yang didapat dari hasil meneliti.
Deduksi (dari umum ke mkhusus), setelah pengertian secara umum telah didapati maka, dibuatlah eksplitasi dan penerapan lebih khusus. Dari pemahaman yang masih bersifat general tadi (transendental), mungkin dapat dibuat deduksi mengenai segi sifat-sifatnya yang lebih khusus.

3.       Koherensi Intern
Yaitu  usaha untuk memahami secara benar guna memperoleh hakikat dengan menunjukkan semua unsur struktural dilihat dari dalam suatu struktur yang konsisten, sehingga benar-benar merupakan internal structure atau internal relation. Misalnya mengenai hakikat manusia baru muncul pemahaman, kalau dilihat hubungan antara kebebasan, pemahaman, nafsu, dan pengaruh lingkungan khususnya orang lain.

4.       Holistika
Tinjauan secara lebih mendalam untuk mencapai kebenaran secara utuh.hoistika juga merupakan corak yang khas atau suatu kelebihan dalam konsepsi filosofis. Identitas objek akan terlihat bila ada korelasi dan komunikasi dengan lingkungannya. Misalnya, pada penulis naskah berita, atau pelaku sejarah hidup dalam interaksi dengan zamannya dan latar belakagnya. Ia selalu melakukan melakukan hubungan aksi-reaksi sesuai dengan tematik zamannya.

5.       Kesinambungan Historis
Jika ditinjau menurut perkembangannya, manusia adalah mahluk historis. Artinya mereka berkembang dalam pengalaman dan pikiran, bersama bersama sesuai dengan zamannya. Dalam relasi dengan dunia mereka berhak membentuk nasib atau nasilah ang membentuk mereka. Rangkaian kegiatan atau peristiwa dalam kehidupan manusia merupakan sebuah proses yang saling berkesianambungan untuk menbentuk diri manusia, dan itu merupakan mata rantai yang tidak akan terputus. Dengan itulah harkat manusia yang unik dapat diselami.

6.       Idealisasi
Yaitu merupakan suatu proses untul membuat ideal, artinya upaya dalam penelitian untuk memperoleh hasil yang ideal tau yang sempurna.

7.       Komparasi
Adalah suatu usaha membandingkan sifat hakiki dalam objek penelitian untuk menentukan secara tegas kesamaan dan perbedaan sesuatu sehingga hakikat objek bisa dipahami secara murni.

8.       Heuristika
Adalah metode untuk menentukan jalan baru secara ilmiah untuk memecahkan suatu masalah.

9.       Analogokal
Adalah filsafat yang meneliti arti, nilai, dan maksud yang diekpresikan dalam fakta dan data human.

10.   Deskripsi
Merupakan keseluruhan dari hasil data yang memungkinkan dapat diambil dan dapat dipahami secara mantab. 



Continue Reading »

Tugas - Tugas Ilmu Pengetahuan dan Penelitian

 I. Perkembangan Metodologi Ilmu Pengetahuan / Metodologi Penelitian
II. Tugas - Tugas Ilmu Pengetahuan dan Penelitian
 
A. Tugas mencandra atau mengadakan deskripsi (memerikan)
Ilmu dan penelitian bertugas menggambarkan secara jelas dan cermat hal-hal yang di persoalkannya.

B.Tugas menerangkan (eksplanasi)
Ilmu dan penelitian bertugas menerangkan kondisi-kondisi yang mendasari terjadinya peristiwa-peristiwa.

C.Tugas menyusun teori
Ilmu dan penelitian bertugas mencari dan merumuskan hukum-hukum atau tata-tata mengenai hubungan anatar kondisi yang satu dan kondisi yang lain atau ubungan antara satu peristiwa dengan peristiwa yang lain.

D.Tugas prediksi
Ilmu dan penelitian bertugas membuat prediksi (ramalan),estimasi dan proyeksi mengenai peristiwa-peristiwa yang bakal terjadi atau gejala-gejala yang bakal muncul.

E.Tugas pengendalian
Ilmu dan penelitian juga bertugas melaukan tindakan-tindakan guna mengendalikan peristiwa-peristiwa atau gejala-gejala sebagai keseluruhan,ilmu dan penelitian mengemban ke lima tugas yang disebutkan di atas itu sekaligus karena itu seringkali kelima hal tersebut juga di gunakan sebagai kriteria untuk menetukan bobot sesuatu karya ke ilmuan..


III. Unsur - Unsur Metodologi
IV. Jenis - Jenis Metode Ilmiah
V. Prinsip Metodologi
Continue Reading »

Perkembangan Metodologi Ilmu Pengetahuan / Metodologi Penelitian

 I. Perkembangan Metodologi Ilmu Pengetahuan / Metodologi Penelitian

Pada dasarnya ilmu pengetahuan timbul atau berasal pada kekaguman manusia terhadap yang dihadapinya baik mikrokosmos ( alam kecil ) atau makrokosmos ( alam besar ). Ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengalaman – pengalaman dan pengetahuan – pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara harmonic dalam suatu bangun yang teratur.

Manusia sebagai makhluk rasional sebenarnya sudah dibekali dengan hasrat ingin tahu. Keingintahuan manusia ini sudah dapat disaksikan sejak seseorang masih kanak – kanak dan akan terus berkembang secara dinamis mengikuti fase – fase perkembangan kejiwaan orang tersebut. Hasrat ingin tahu manusia akan terpuaskan bila sudah memperoleh pengetahuan mengenai apa yang dipertanyakan.

Ilmu pengetahuan memiliki 3 sifat utama yaitu : sikap ilmiah, Metode ilmiah, dan tersusun secara sistematik dsn runtun.

Untuk menjaga agar ilmu yang digeluti oleh seseorang memiliki kualitas ilmiah yang tinggi perkembangan metodologi penelitian memberikan gambaran secara periodic tentang taraf – taraf seperti yang di kemukakan oleh Rammuel yang dikutip oleh Prof. Sutrisno Hadi, MA. Ia menggolongkan periode perkembangan metodologi penelitian sbb:

a.    Periode trial and error
b.    Periode authority and tradition
c.    Periode speculation and argumentation
d.    Periode hypothesis and experimentation


II. Tugas - Tugas Ilmu Pengetahuan dan Penelitian
III. Unsur - Unsur Metodologi
IV. Jenis - Jenis Metode Ilmiah
V. Prinsip Metodologi
Continue Reading »

MAKALAH WEB SERVER DAN MAIL SERVER

BAB I
PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang

Pada zaman modern seperti sekarang ini  orang-orang lebih memilih menggunakan alat komunikasi yang lebih flesibel untuk mendapatkan informasi. Ini disebabkan karena efek dari kemajuan teknologi yang selalu menuntut manusia untuk bekerja / memperoleh informasi dengan waktu sesingkat-singkatnya.

Namun sesuai dengan perkembangan zaman dan iptek orang-orang cukup menggunakan fasilitas internet untuk mencari berbagai informasi yang dibutuhkan melalui sebuah web, yang nantinya web tersebut akan dicari oleh web browser (mesin pencari di internet).

Untuk keperluan itu semua perlu adanya web server sebagai sebuah host berbagai aplikasi web baik dalam lingkungan internet maupun lokal yang bertujuan memudahkan konfigurasi manajemen web site, dan mail server yang digunakan untuk mentransfer e-mail pada jaringan TCP / IP atau bisa juga disebut sebagai Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa FTP (File Transfer Protokol).

1.2    Rumusan Masalah
Dalam penyusunan makalah ini akan diambil beberapa rumusan masalah yang akan dibahas, yaitu diantaranya :
1.    Pengertian web server dan mail server.
2.    Konfigurasi dan instalasi web server.
3.    Langkah-langkah pembuatan mail server.


1.3    Tujuan
Penyusunan makalah ini tentunya mempunyai tujuan, yaitu diantaranya :
1.    Menyelesaikan tugas dari dosen mata kuliah Linux dalam menempuh ujian akhir.
2.    Mengetahui apa dan bagaimana web server dan mail server itu.
 
BAB II
PEMBAHASAN


2.1 Definisi  Server
Dalam teknologi informasi, sebuah server (biasanya di sebut server aplikasi) adalah “sebuah program aplikasi yang menerima sambungan untuk permohonan servis dan memberikan kembali respons”. Sebuah server aplikasi dapat di jalankan pada komputer yang sama dengan client yang menggunakan server tersebut, atau dapat tersambung melalui jaringan komputer. Beberapa contoh server aadalah file server,  database server, backup server, print server, mail server, web server, FTP server, application server, VPN server, DHCP server, DNS server, WINS server, logon server, security server, domain controller, backup domain controller, proxy server, firewall, dll.

Dari sisi sistem operasi, server merupakan sifat. Sebuah sistem operasi server lebih ditujukan untuk menjalankan aplikasi server. Perbedaan antara versi sistem operasi server dengan “workstation” / desktop biasanya berbeda-beda. Pada Window 2000 dan Window 2000 server beda terutama pada pada jumlah sambungan untuk network file share. Pada beberapa edisi sistem operasi server biasanya sudah di bundel dengan aplikasi server seperti IIS. Pada Linux hal ini tidak menjadi masalah karena semua sistem operasi Linux dapat dijadikan server dengan mudah hanya perlu men-tune dengan benar aplikasi yang kita inginkan tidak ada batasan lisensi.

Server komputer (biasanya di sebut server saja) adalah sistem komputer yang dibuat untuk menjalankan aplikasi server. Sebuah komputer server yang di alokasikan untuk menjalankan sebuah aplikasi server yang spesifik sering kali disebut dengan nama aplikasi tersebut. Contoh, jika software Apache HTTP server di jalankan di komputer server perusahaan, maka biasanya di sebut Web Server saja. Aplikasi server dapat dibagi pada beberapa komputer tergantung pada beban yang ada. Untuk beban yang ringan, semua aplikasi server dapat saja di jalankan bersamaan pada sebuah mesin komputer. Untuk beban yang berat, biasanya sebuah aplikasi server akan di jalankan pada beberapa mesin komputer sekaligus. Pada beban yang sedang, biasanya sebuah komputer digunakan untuksebuah aplikasi server. Untuk menjaga kemungkinan ke gagalan maupun pembobolan server, sebaiknya sebuah server tidak digunakan sebagai workstation / desktop. Jangan heran kalau server di Linux umumnya tidak mengaktifkan GUI (grafik) untuk membuat ringan kerja server, karena GUI biasanya sangat mengkonsumsi memory.

Komputer server biasanya di identifikasi dari model yang di rancang khusus untuk menjalankan aplikasi server, biasanya dengan beban tinggi, ditinggalkan, dalam waktu lama mungkin bulanan bahkan tahunan. Sebetulnya semua “workstation” dapat saja menjalankan sistem operasi server dan aplikasi server, tapi sebuah komputer server biasanya mempunyai fitur-fitur yang menyebabkan lebih baik digunakan untuk aplikasi server. Beberapa perbedaan sebuah komputer server, memiliki prosesor dan memory yang cepat, lebih banyak RAM, harddisk lebih besar, lebih reliable, cadangan power supply, cadangan harddisk (RAID), bentuk dan ukuran yang kompak, disain yang modular (seperti blade server), dapat di pasang di rak atau kabinet, mengarahkan konsol serial dll.

Di samping server yang besar, banyak peralatan jaringan yang kecil yang sebetulnya di dalam-nya adalah sebuah komputer server kecil. Peralatan jaringan ini biasanya mempunyai fungsi yang sangat spesifik, dapat beroperasi tanpa perlu banyak di konfigurasi. Beberapa contoh dari peralatan jaringan yang mempunyai fungsi server adalah printer server, router, ADSL router, switch dll.

Sebuah server biasanya merupakan komputer yang multi-user yang memberikan jasa (seperti, akses database, file transfer, remote akses) atau memberikan sumber daya (seperti, file yang besar) melalui sambungan di jaringan komputer.


Lebih lanjut tentang server hardware, sistem operasi server, server di Internet akan di bahas berikut ini :
2.1.1 Server hardware.
Walaupun sebetulnya server dapat dibuat menggunakan komponen komputer di pasaran terutama untuk beban rendah atau aplikasi yang tidak kritis sebuah server yang dedicated, membawa misi kritis biasanya menggunakan hardware khusus yang di optimasi untuk kebutuhan server.
Sebuah server  dapat memasukan komponen mekanik dengan “kekuatan industri”, seperti harddisk atau fan, yang memberikan reliabilitas dan performansi yang tinggi dan biasanya mahal. Tampilan biasanya tidak di perhatikan, karena server umumnya akan bekerja tanpa ditunggu di ruang komputer yang hanya di masuki untuk kebutuhan perbaikan dan maintenance saja. Walaupun server membutuhkan harddisk yang besar, untuk memperoleh reliabilitas yang tinggi biasanya kita gunakan kapasitas harddisk yang kecil di paralel beberapa buah.
Pada server, biasanya kecepatan CPU tidak se-kritis pada desktop. Kebanyakan kemampuan server akan lebih banyak tergantung pada kecepatan I/O daripada CPU. Di samping itu, kebanyakan server tidak akan menjalankan interface grafik (GUI) sehingga akan mempunyai banyak sisa kemampuan untuk mengerjakan tugas-tugas lainnya. Biasanya, jika harus memilih CPU dengan kecepatan tinggi dengan banyak CPU maka sebuah server akan memilih untuk mempunyai banyak CPU daripada satu CPU dengan kecepatan tinggi terutama untuk reliabilitas dan redundansi.
Karena GUI tidak digunakan di Server, oleh karena itu dapat digunakan video adapter biasa saja. Di samping itu, biasanya tidak ada sound card, joystik dll yang biasanya memang tidak digunakan di server.
Karena kebutuhan untuk beroperasi secara terus menerus tapi reliable, maka kipas angin yang effisien dan dapat di andalan sangat diperlukan. Memang kipas seperti ini biasanya cukup brisik, tidak seperti kipas di PC rumahan yang biasanya tidak berisik tapi belum tentu reliable untuk di operasikan 24 jam. Seringkali, ruang server akan membutuhkan AC untuk mendinginkan server. Untuk menjamin tidak ada masalah dengan listrik, biasanya digunakan UPS (Uninterruptable Power Supply) yang akan beroperasi saat listrik mati.
Server pada umumnya memiliki sambungan ke jaringan pada kecepatan tinggi yang memungkinkan server tersebut memberikan / mentransfer data dalam jumlah besar ke pengguna yang memintanya.
Perbedaan utama antara Server dengan komputer desktop sebetulnya bukan pada hardware tapi lebih kepada softwarenya. Server umumnya menjalankan sistem operasi yang di rancang untuk digunakan di server. Server akan menjalankan aplikasi yang khusus untuk menjalankan tugas server.
Sebuah server biasanya memiliki kemampuan hardware yang sangat kuat dan sistem yang kompleks. Tidak mengherankan beberapa server akan membutuhkan waktu lebih lama untuk booting karena harus mencek semua peralatan yang tersambung ke server. Sering kali, server harus melakukan banyak test dan verifikasi sebelum melakukan booting. Kadang kali membutuhkan waktu beberapa menit untuk melakukan hal tersebut, sebelum mesin beroperasi selama berbulan-bulan bahkan lebih dari 1-2 tahun lamanya tanpa dimatikan.
2.1.2 Sistem Operasi Server.
Di dunia desktop, mungkin orang lebih banyak menggunakan sistem operasi Microsoft Windows. Pada dunia Server, sistem operasi yang digunakan lebih banyak turunan sistem operasi UNIX, seperti, FreeBSD, Solaris, dan GNU/Linux. UNIX asalnya digunakan untuk sistem operasi minikomputer tidak heran jika merupakan sistem operasi yang lebih cocok untuk server.
Sistem operasi yang berorientasi untuk server umumnya mempunyai beberapa fitur yang mirip yang memang di arahkan untuk keperluan server, misalnya:
1.    Mereka umumnya tidak menggunakan grafik,
2.    Kemampuan untuk mengkonfigurasi ulang hardware atau software tanpa mematikan sistem,
3.    Fasilitas backup yang baik dari data-data yang kritis pada perioda tertentu,
4.    Fasilitas untuk mengcopy data dari berbagai volume atau device tanpa mengganggu kerja pengguna,
5.    Kemampuan jaringan yang advance dan flexibel,
6.    Kasilitas untuk menjalankan program / servis / daemon tanpa campur tangan operator,
7.    Keamanan sistem yang ketat.
Sistem operasi server sering kali dapat berinteraksi dengan sensor hardware untuk mendeteksi beberapa kondisi kritis, seperti, terlalu panas, kegagalan prosesor atau harddisk, dan memberitahukan administrator tentang hal tersebut.
Karena kebutuhan server, biasanya bertolak belakang dengan kebutuhan desktop, tidak heran sangat sulit untuk membuat sebuah sistem operasi yang dapat memenuhi ke dua dunia akan sangat sulit sekali. Biasanya sistem operasi desktop tidak terlalu baik untuk server, juga sebaliknya. Akan tetapi pada hari ini sudah mulai tampak sistem operasi yang bisa berjalan baik di dunia dunia, seperti MacOS X.
Semakin banyaknya server yang berbasis mikroprocessor banyak di fasilitasi oleh perkembangan beberapa versi sistem operasi Unix yang berjalan di arsitektur mikroprosesor x86, termasuk Solaris, GNU/Linux dan FreeBSD. Di keluarga Microsoft Windows, versi Windows NT mulai memasukan fitur yang membuat Windows lebih agak cocok digunakan di Server.
Walaupun sebetulnya tugas dari sistem operasi Server dan Desktop berbeda, dengan kemajuan yang ada pada kinerja dan reliabilitas hardware maupun software maka pada hari ini agak sukar untuk membedakan ke dua kelas sistem operasi. Pada hari ini banyak sistem operasi desktop dan server menggunakan source code yang sama, perbedaan utama-nya hanya pada konfigurasi saja. Di samping itu, banyak aplikasi corporate yang lebih mengacu pada Web based. Oleh karena itu server applikasi yang spesifik menjadi tidak terlalu perlu lagi.
2.1.3 Server di Internet.
Hampir semua struktur Internet berbasis pada model client-server. Jutaan server tersambung ke Internet dan berjalan secara terus menerus di seluruh dunia. Ada banyak servis  yang diberikan oleh server di Internet, seperti, Web, Domain Name System (DNS), e-mail, file transfer, forum, mailing list, game online, streaming audio dan video dan banyak lagi. Pada dasarnya hampir semua hal yang kita lakukan di Internet akan membutuhkan interaksi dengan server.
2.2 Web Server
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Server web yang terkenal diantaranya adalah Apache dan Microsoft Internet Information Service (IIS). Apache merupakan server web antar-platform, sedangkan IIS hanya dapat beroperasi di sistem operasi Windows.

2.3 Instalasi Web Server
Untuk cara instalasi web server bisa diperhatikan langkah-langkah dibawah ini :
Pertama instal dulu web server apache, bisa di download
http://www.apachefriends.org/download.php?xampp-linux-1.7.3a.tar.gz
# sudo apt-get install apache2
kedua install database server
# sudo apt-get install mysql-server
kemudian install php untuk apache
# sudo apt-get install php5
selanjutnya install mysql untuk apache
# apt-get install libapache-mod-acct-mysql
# apt-get install php5-mysql
sebagai tambahan juga silahkan tes terlebih dahulu apakah web server telah sukses atau tidak dengan cara ketikkan alamat di browsernya :
http://localhost
jika telah tampil tulisan “it work“, berarti instalasi yang baru saja temen-temen lakukan telah berhasil dan untuk htdoc di linux adalah :
/ var / www /

2.4 Mail Server
Mail server digunakan untuk mentransfer e-mail pada jaringan TCP / IP atau bisa juga disebut sebagai Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa FTP.
Mail server merupakan perangkat terpenting dalam pembuatan webmail yang menjadi tempat dari database mail dalam jaringan untuk melakukan resource sharing, dan dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi Perusahaan dalam pembuatan webmail.
Dari banyaknya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi email merupakan sarana yang cukup bermanfaat di kalangan masyasrakat di seluruh dunia, dengan email kita dapat melakukan interaksi dan pertukaran informasi satu sama lainnya. Disamping itu kita juga memerlukan mail server yang dapat kita istilahkan sebagai kantor pos yang mengatur proses pengiriman dan penerimaan pesan juga penyimpanan pesan yang menggunakan sistem basis data.

2.5 Membuat Sebuah Mail Server
Langkah-langkah membuat Mail Server :
1. Download semua file Toaster yang dibutuhkan, dengan mengetik script dibawah ini :
#!/bin/sh
#
# Download current qmailtoaster packages
# Query Server for current list
#
# Erik A. Espinoza <espinoza@forcenetworks.com>
# July 22, 2005
# List queried from server
#
QT_BRANCH=stable
QT_LIST="http://www.qmailtoaster.com/info/current.txt"
QT_PACKAGES=`wget ­q ­O ­ ${QT_LIST}`
# If list is unavailable, quit
if [ ­z "${QT_PACKAGES}" ] ; then
   echo "Package List unavailable, please check your connection and try again"
   exit 1
fi
# If list is availalbe, start the download
for SRPMS in ${QT_PACKAGES} ; do
    echo "Downloading ${SRPMS}"
    wget http://www.qmailtoaster.com/download/${QT_BRANCH}/${SRPMS}
    echo ""
    sleep 4
done
exit 0
2. Pastikan bahwa semua dependencies telah terinstall.
Bila kita memiliki koneksi internet yang cepat, kita dapat menggunakan comman yum untuk memastikan bahwa semua dependencies telah ada, yaitu dengan menjalankan scriipt fdr4 :
deps.sh.
Isi dari script ini adalah:
#!/bin/sh
#
# Fedora Core 4 dependencies for basic install
#
# This covers the required packages when you DID NOT
# check anything when you installed Fedora Core 4
#
# Removes sendmail and adds all deps
#
yum ­y remove sendmail evolution
yum ­y install autoconf automake automake17 bzip2 bzip2­devel compat­gcc­32 compat­gcc­32­c++curl curl­devel expect expect­devel gcc gcc­c++ gcc­java gdbmgdbm­devel gmp gmp­devel httpd httpd­devel httpd­manual krb5­auth­dialog krb5­devel krb5­libs krb5­workstation libgcc libidn libidn­devel mysql mysql­bench mysql­devel mysql­server mrtg ntp openssl openssl­devel pcre perl­Digest­HMAC perl­Digest­SHA1 perl­Net­DNS perl­Time­HiRes php php­ldap php­mysql php­pear redhat­rpm­config rpm­build rpm­devel rpm­libs rpm­python sed setup setuptool spamassassin stunnel system­config­date which

3. Setup Mysqlnya
Kita perlu membuat database untuk Virtual domain dan user. Gunakan script ini: mysql­setup.sh
Isi dari script tersebut adalah:
#!/bin/sh
#
# Setup mysql for qmailtoaster
#
# Nick Hemmesch <nick@ndhsoft.com>
# September 26, 2005
#
# Set mysql password
MYSQLPW=12345 <­­­ masukkan password root mysql kita
# Setup mysql for vpopmail
##########################
# Setup root account ­ if you have already set your root password
# comment this section
#mysqladmin ­uroot password $MYSQLPW <­­ ngga perlu kalau kita sudah setup root mysqlnya. Diberi tanda # (comment saja)
#mysqladmin ­uroot ­p$MYSQLPW reload <­­ ini juga
#mysqladmin ­uroot ­p$MYSQLPW refresh <­­ ini juga
# Create vpopmaildatabase with correct permissions
mysqladmin create vpopmail ­uroot ­p$MYSQLPW
mysqladmin ­uroot ­p$MYSQLPW reload
mysqladmin ­uroot ­p$MYSQLPW refresh
echo "GRANT ALL PRIVILEGES ON vpopmail.* TO vpopmail@localhost
IDENTIFIED BY 'SsEeCcRrEeTt'" | mysql ­uroot ­p$MYSQLPW
mysqladmin ­uroot ­p$MYSQLPW reload
mysqladmin ­uroot ­p$MYSQLPW refresh
4. Install paket-paket Toaster
[root@fc4 qmailtoaster]# rpmbuild ­­rebuild ­­with fdr40 squirrelmail­
toaster­1.4.5­1.2.13.src.rpm
Installing squirrelmail­toaster­1.4.5­1.2.13.src.rpm
Executing(%prep): /bin/sh ­e /var/tmp/rpm­tmp.44197
+ umask 022
+ cd /usr/src/redhat/BUILD
+ LANG=C
+ export LANG
+ unset DISPLAY
+ cd /usr/src/redhat/BUILD
+ rm ­rf squirrelmail­1.4.5
.... cut ....
RPM RELEASE : squirrelmail­toaster­1.4.5­1.2.13
OS TYPE IS  : Fedora Core 4 Linux
BUILD DATE  : Sun Nov 20 2005
Apache User : apache
Apache Group: apache
.... cut ....
Checking for unpackaged file(s): /usr/lib/rpm/check­files /var/tmp/squirrelmail­toaster­1.4.5­buildroot
Wrote: /usr/src/redhat/RPMS/noarch/squirrelmail­toaster­1.4.5­1.2.13.noarch.rpm
Executing(%clean): /bin/sh ­e /var/tmp/rpm­tmp.71618
+ umask 022
+ cd /usr/src/redhat/BUILD
+ cd squirrelmail­1.4.5
+ '[' ­n /var/tmp/squirrelmail­toaster­1.4.5­buildroot ']'
+ rm ­rf /var/tmp/squirrelmail­toaster­1.4.5­buildroot
+ '[' ­d /usr/src/redhat/BUILD/squirrelmail­1.4.5 ']'
+ rm ­rf /usr/src/redhat/BUILD/squirrelmail­1.4.5
+ exit 0
Executing(­­clean): /bin/sh ­e /var/tmp/rpm­tmp.71618
+ umask 022
+ cd /usr/src/redhat/BUILD
+ rm ­rf squirrelmail­1.4.5
+ exit 0
5. Verifikasi installasi paket-paket Toaster
Untuk meyakinkan bahwa semua paket Toaster telah terinstall, kita lakukan command ini:
[root@fc4 ~]# rpm ­qa | grep toaster | sort
autorespond­toaster­2.0.4­1.2.8
clamav­toaster­0.87.1­1.2.10
control­panel­toaster­0.5­1.2.8
courier­imap­toaster­3.0.8­1.2.9
daemontools­toaster­0.76­1.2.9
ezmlm­cgi­toaster­0.53.324­1.2.10
ezmlm­toaster­0.53.324­1.2.10
isoqlog­toaster­2.1­1.2.9
maildrop­toaster­1.8.1­1.2.10
maildrop­toaster­devel­1.8.1­1.2.10
qmailadmin­toaster­1.2.9­1.2.11
qmailmrtg­toaster­4.2­1.2.8
qmail­pop3d­toaster­1.03­1.2.10
qmail­toaster­1.03­1.2.10
simscan­toaster­1.1­1.2.6
spamassassin­toaster­3.1.0­1.2.11
squirrelmail­toaster­1.4.5­1.2.13
ucspi­tcp­toaster­0.88­1.2.9
vpopmail­toaster­5.4.10­1.2.10
vqadmin­toaster­2.3.4­1.2.12
Pastikan bahwa daftar yang ada di komputer kamu sama dengan yang ada di atas.


Tips:
Ada baiknya setelah semua paket tersebut terinstall, kita merestart komputer kita untuk memastikan bahwa semua service akan berjalan dengan baik. Setelah itu kitadapat melihat apakah qmail telah berhasil berjalan dengan command:
[root@fc4 ~]# qmailctl stat
clamd: up (pid 2312) 19079 seconds
imap4: up (pid 2318) 19079 seconds
imap4­ssl: up (pid 2321) 19079 seconds
pop3: up (pid 2313) 19079 seconds
pop3­ssl: up (pid 2319) 19079 seconds
send: up (pid 2327) 19079 seconds
smtp: up (pid 2316) 19079 seconds
spamd: up (pid 2323) 19079 seconds
clamd/log: up (pid 2325) 19079 seconds
imap4/log: up (pid 2326) 19079 seconds
imap4­ssl/log: up (pid 2322) 19079 seconds
pop3/log: up (pid 2314) 19079 seconds
pop3­ssl/log: up (pid 2320) 19079 seconds
send/log: up (pid 2315) 19079 seconds
smtp/log: up (pid 2317) 19079 seconds
spamd/log: up (pid 2324) 19080 seconds
Pastikan bahwa semua service itu telah berjalan di atas 1 detik.
6. Masuk ke web administration Qmailtoaster
Buka browser di komputer kamu, dan masuk ke dalam url: http://localhost/admin­toaster/ :
- Ikuti Langkah – langkah yang ada pada Qmailtoaster
6. Melihat mail server kita in action
Untuk melihatnya dapat dengan cara memonitor file­file log berikut ini:
/var/log/qmail/send/current <­­ untuk melihat pengiriman email
/var/log/qmail/spamd/current <­­ untuk melihat status spam per email
/var/log/maildrop/maildrop.log <­­ untuk melihat apa yang terjadi pada email
virus dan spam. Untuk mudahnya, kita dapat memodifikasi file .bashrc kita dan
memasukkan alias ini:
alias tailqall="tail ­F ­n10 /var/log/qmail/send/current /var/log/qmail/spamd/current/var/log/maildrop/maildrop.log /var/log/maillog | tai64nlocal"
Berikut ini adalah contoh yang terlihat di server kita ketika beraksi:
[root@adsl ~]# tailqall
==> /var/log/qmail/send/current <==
2006­01­10 17:00:14.543950500 info msg 2152193: bytes 96235 from <> qp 4763 uid 7796
2006­01­10 17:00:14.550818500 starting delivery 3501: msg 2152193 to local
domainku.com­fajar@domainku.com
2006­01­10 17:00:14.550825500 status: local 1/10 remote 0/100
2006­01­10 17:00:14.604341500 delivery 3501: success: did_0+0+1/
==> /var/log/qmail/spamd/current <==
2006­01­10 16:36:50.737922500 [5614] info: spamd: connection from mail.domainku.com [127.0.0.1] at port 39714
2006­01­10 16:36:50.747319500 [5614] info: spamd: processing message
<002501c615c9$4883ba00$61699eca@David> for clamav:89
2006­01­10 16:36:50.842523500 [5614] info: spamd: clean message (0.6/5.0)
for clamav:89 in 0.1 seconds, 1314 bytes.
2006­01­10 16:36:50.842849500 [5614] info: spamd: result: .  0 ­
BAYES_00,HTML_90_100,HTML_MESSAGE,MIME_HTML_
MOSTLY
scantime=0.1,size=1314,user=clamav,uid=89,required_score=5.0,rhost=mail.domainku.com,raddr=127.0.0.1,rport=39714,mid=<002501c615c9$4883ba00$61699eca@David>,bayes=0,autolearn=no
==> /var/log/maildrop/maildrop.log <==
From: ">>Bossku<<" <bossku@hotmail.com>
Subj: Fw: Isu Penting
!Err: |/var/qmail/bin/bouncesaying 'siapasih@domainku.com is over quota (1086)
Jan 10 17:00:14 ­ BOUNCED: bouncesaying 'siapasih@domainku.com is over quota'
Date: Tue Jan 10 17:00:14 2006
==> /var/log/maillog <==
Jan 10 16:43:49 adsl vpopmail[4279]: vchkpw­pop3: (PLAIN) login
Success fajar@domainku.com:202.158.105.97
7. Lewat menu Admin Qmailtoaster kita juga dapat melihat statistik mailserverkitaYaitu isoqlog dan qmailmrtg. Lewat menu statistik ini kita dapat menganalisa performance dan beban mail server kita.

BAB III
PENUTUP


3.1 Kesimpulan
Server  adalah sebuah program aplikasi yang menerima sambungan untuk permohonan servis dan memberikan kembali respons.
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.
Mail server merupakan perangkat terpenting dalam pembuatan webmail yang menjadi tempat dari database mail dalam jaringan untuk melakukan resource sharing, dan dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi Perusahaan dalam pembuatan webmail.

3.2 Saran
Dalam penyusunan makalah ini tentunya masih jauh dari kesempurnaan dan masih jauh dari kesempurnaan dan masih banyak terdapat hal-hal yang belum tercantumkan. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun penyusun terima dengan respon yang positiv. Semoga penysunan makalah ini dapat berguna dan bermanfaat bagi siapa saja selaku pembaca

Continue Reading »

Makalah Pemberkasan Pada Memori Komputer



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar_Belakang
Memori komputer adalah salah satu sumber daya komputer yang paling berharga yang perlu dikelola dengan baik oleh sistem operasi dikarenakan jumlahnya yang terbatas. Kerumitan pengelolaan pada sistem operasi modern bertambah seiring dengan adanya fitur multiprogramming dan multitasking di mana lokasi memori tidak hanya diakses oleh satu proses tetapi juga dibagi pakai dengan prosesproses lainnya yang berjalan secara konkuren.

1.2  Tujuan
*        Mahasiswa mengetahui bagaimana sistem operasi memanajemen memori utama.
*        Mahasiswa mengetahui teknik pemberkasan memori utama oleh sistem operasi.
*        Mahasiswa mengerti konsep memori maya (virtual Memmory)

1.3  Metode
Metode yang saya gunakan :
*      Mengumpulkan informasi
*       Menganalisis data – data yang sudah ada

1.4   Batasan Permasalahan
Dalam hal ini saya mempunyai batasan – batasan masalah terhadap Spesifikasi Komputer, diantaranya :
-          Sistem operasi memanajemen memori dan pembagian ata pemberkasan memori
-          Konsep memori maya
1.5  Sistematika Penulisan
1        Judul
2        Kata pengantar
3        Daftar isi
4        Pendahuluan
5        Pembahasan
6        Kesimpulan























BAB II
PEMBAHASAN
Dalam sistem uniprogramming, memori utama dibagi ke dalam dua bagian: bagian pertama untuk sistem operasi, bagian kedua untuk program yang sedang dijalankan. Dalam sistem multiprogramming, bagian kedua akan dibagi-bagi lagi untuk menampung banyak process. Tugas membagi ini dilakukan secara dinamis oleh sistem operasi dan dikenal sebagai manajemen memori.

2.1 Komputer Sistem

2.2 Kebutuhan Manajemen Memori
Memori utama perlu dikelola untuk memenuhi lima kebutuhan berikut:
- relocation
- protection
- sharing
- logical organization
- physical organization

Saat program pengguna dating, ia tidak akan langsung dijalankan, ia diantrikan di disk. Ketika tiba gilirannya dijalankan, ia akan dibawa ke memori utama. Ketika ia menunggu aktivitas I/O, ia akan di-block, dibawa kembali ke disk. Ketika aktivitas I/O selesai dan ia siap dijalankan lagi, maka tidak harus ia ditempatkan di memori utama di tempat semula. Ada kebutuhan untuk menempatkan di tempat lain. Hal ini disebut relocation.
Setiap process yang berada di memori utama harus aman dari interferensi process lain, sengaja atau tidak sengaja. Hal ini disebut protection. Juga, program pengguna tidak boleh mengakses bagian memori untuk sistem operasi. Dan sebaiknya proteksi ini dilakukan oleh hardware, bukan software sistem operasi.
Meskipun ada tuntutan proteksi, namun tidak menutup kemungkinan bagi process-process untuk berbagi memori utama, lokasi yang sama diakses oleh semua. Hal ini disebut sharing.
Meski penyimpanan di memori utama, juga di memori sekunder, dilakukan secara linier, urutan byte atau word, namun ada kebutuhan bagi program untuk (dibuat dan) disimpan dalam bentuk modul-modul. Fisik boleh linier, tetapi lojik modular. Hal ini yang disebut logical organization. Tugas mengantrikan program pengguna di memori sekunder, atau mengambilnya ke memori utama adalah tugas sistem operasi. Disimpan di lokasi disk yang mana, modul mana yang diaktifkan dulu yang mana yang berikutnya merupakan kebutuhan phyisical organization.

2.3 Pemartisian Memori
Prinsip manajemen memori adalah bagaimana menyimpan banyak program dalam memori utama. Hampir semua sistem multiprogramming modern menggunakan teknik virtual memory. Namun sebelum membahasnya, perlu diketahui teknik yang lebih sederhana : fixed partitioning dan dynamic partitioning.



2.3.1 Fixed Partitioning
Pada fixed partitioning, memori utama (selain yang digunakan untuk sistem operasi) dibagi dalam ukuran yang sudah disediakan, mungkin sama, mungkin berbeda. Untuk memori utama berukuran 64 M, ukuran partisi mungkin sama: 8 x 8M, 1 bagian untuk sistem operasi, 7 bagian yang lain untuk program pengguna. Ukuran partisi mungkin bervariasi : 8 M untuk sistem operasi, dan 2 M, 4 M, 6 M, 8 M, 8 M, 12 M dan 16 M untuk program pengguna. Program pengguna harus lebih kecil atau sama dengan ukuran partisi itu.
Bagaimana jika ukuran program lebih besar daripada ukuran memori yang disediakan? Program harus dipecah-pecah ke dalam modul berukuran tidak lebih besar dari ukuran partisi. Modul yang dibutuhkan akan dibawa ke partisi terkait dan menghapus (overlay) apapun yang ada di partisi itu.
Bagaimana jika ukuran program terlalu kecil? Ya, itulah lemahnya. Borosnya ruang partisi yang tak terpakai akibat ukuran program terlalu kecil ini disebut internal fragmentation. Dan masalah ini diselesaikan dengan membuat ukuran partisi yang bervariasi.
Bagaimana menempatkan program dalam partisi fix yang ukurannya bervariasi? Pilihlah ukuran partisi terkecil yang sanggup menampung program. Untuk antrian programnya ada pilihan: dibuatkan antrian sebanyak partisi, atau antrian tunggal untuk semua partisi.

2.3.2 Dynamic Partitioning
Dalam dynamic partitioning, jumlah partisi dan ukurannya bervariasi. Program diberi ruang memori utama sebanyak yang ia butuhkan. Misalkan ukuran memori utama 64 M, dengan 8 M dipakai untuk sistem operasi. Tiga program P1, P2, P3 masing-masing berukuran 20 M, 14 M dan 18 M. Kemudian P2 habis jatah waktunya, dan masuk P4 dengan ukuran 8 M. Kemudian P1 selesai, dan P2 harus dijalankan lagi.
Awal-awalnya bagus, namun makin lama akan makin banyak lubang kecil dalam memori. Jika kasus lubang pada fix partition disebut internal fragmentation, pada dynamic partition disebut external fragmentation, fragmentasi terjadi karena pengaruh luar.
Bagaimana mengatasi masalah banyaknya lubang ini? Salah satu cara adalah compaction, program-program di bawah lubang digeser ke atas agar berhimpitan dengan program sebelumnya, sedemikian hingga hanya ada satu lubang, di lokasi paling bawah.

2.4 Relokasi
Di depan disebutkan ada kebutuhan kesanggupan relokasi program di memori utama, program tidak harus menempati lokasi yang sama dengan lokasi ketika ia dikeluarkan dari memori utama. Pada fix partition berukuran sama, pada antrian tunggal partisi berukuran tidak sama, hal itu dimungkinkan terjadi. Pada dynamic partitioning juga dimungkinkan terjadi. Pada metoda compaction juga, program dapat direlokasi.
Bagaimana agar relokasi program mudah dilakukan? Setiap lokasi di memori utama memiliki physical address, alamat fisik. Sebuah program biasanya terdiri dari data-data yang ia olah dan kode program untuk menjalankannya. Data-data dan kode program itu diberi logical address, alamat lojik yang masih harus diterjemahkan ke dalam alamat fisik ketika akan di-load ke memori. Data dan kode program mungkin ditandai dengan relative address, alamat relatif masing-masing terhadap alamat awal. Dukungan hardware untuk relokasi ditunjukkan pada Gambar di bawah.








Di memori utama sebuah program
 
 




BAB III
KESIMPULAN
Memori komputer adalah salah satu sumber daya komputer yang paling berharga yang perlu dikelola dengan baik oleh sistem operasi dikarenakan jumlahnya yang terbatas. Dalam sistem uniprogramming, memori utama dibagi ke dalam dua bagian: bagian pertama untuk sistem operasi, bagian kedua untuk program yang sedang dijalankan. Dalam sistem multiprogramming, bagian kedua akan dibagi-bagi lagi untuk menampung banyak process. Tugas membagi ini dilakukan secara dinamis oleh sistem operasi dan dikenal sebagai manajemen memori.
Memori utama perlu dikelola untuk memenuhi lima kebutuhan berikut:
- relocation
- protection
- sharing
- logical organization
- physical organization
Prinsip manajemen memori adalah bagaimana menyimpan banyak program dalam memori utama. Hampir semua sistem multiprogramming modern menggunakan teknik virtual memory. Namun sebelum membahasnya, perlu diketahui teknik yang lebih sederhana : fixed partitioning dan dynamic partitioning.
Continue Reading »