Showing posts with label Laptop dan Komputer. Show all posts

Cara Mengetahui Kapasitas Maksimal RAM/ Memory Pada Motherboard

Kampus TI | Cara Mengetahui Kapasitas Maksimal RAM/ Memory Pada Motherboard | Sebelum anda membeli RAM, dengan maksud untuk meng-upgrade kapasitas RAM yang anda miliki, pastikan dulu apakah Mobo (Motherboard) anda dapat menggunakan (support) RAM yang akan anda beli.

langsung saja untuk mengecek Kapasitas Maksimal RAM/ Memory Pada Motherboard buka situsnya, sudah disediakan direct linknya.
Klik Disini Aja


Nanti akan tampak seperti ini















kemudia centang "Agree" lalu download aplikasinya.

kalo udah klik 2x filenya 





























Kemudian akan mucul hasilnya seperti di bawa ini.














 
 
. nanti disitu lengkap, sama jenis DDR yg support ama mobo kamu.
Continue Reading »

Makalah Cara Kerja Procesor

BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar_Belakang
Processor merupakan pengolah utama dari komputer, dan merupakan bagian dari central processing unit(CPU). Melakukan proses data dengan berbagai perangkat pendukung. Alat ini digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.
Ada dua hal yang berperan penting dalam prosesor, yaitu register dan system clock. Register berfungsi sebagai penyimpan data, pengingat perintah-perintah yang diterima oleh prosesor, dan menarik data tadi ketika dibutuhkan. Kemampuan prosesor diukur dari seberapa banyak perintah dikerjakan dalam waktu bersamaan.Dalam bahasa brosur ditunjukkan lewat jenis prosesor 16 bit, 32 bit atau 64 bit. Artinya masing-masing prosesor ini mampu mengerjakan perintah 0 dan 1 tadi, ada yang 16, 32 atau 64 perintah secara bersamaan.
Prosesor membutuhkan waktu untuk mengerjakan setiap perintah. Jika perintah datang mengalir deras, maka prosesor akan mengatur perintah-perintah itu dalam sebuah antrian yang rapi. Waktu penyelesaian satu perintah diukur dalam satu siklus.Seberapa cepat satu siklus itu bergantung pada desain prosesornya.Itulah yang menyebabkan mengapa satu PCdan PC lainnya membutuhkan waktu yang berbeda untuk menjalankan sebuat software.
Saat pertama kali ditemukanya processor, dalam  processor  semua penghitungan tersebut dilakukan sendirian dengan satu otak. processor menerima serangkaian instruksi yang harus dilakukannya, mengeksekusi, kemudian memilah bagian mana yang harus disimpannya di dalam cache untuk memudahkan penghitungan kembali jika diperlukan.
Jika dibutuhkan data dari luar cache, processorakan mengambilnya melalui system bus dari random access memory (RAM) atau dari media penyimpanan seperti hard disk. Pengambilan data dari luar cache ini akan menurunkan kinerja processor dari kecepatan maksimum yang dimilikinya. RAM atau media penyimpanan bekerja lebih lambat daripada kecepatan processor.
Situasi di atas akan bertambah parah saat processor harus mengerjakan banyak tugas dalam waktu bersamaan (multitasking). Processor harus bolak-balik mengakses aliran data atau aplikasi yang akan menguras resource dan menurunkan kinerjanya.
Aplikasi-aplikasi sekarang ternyata lebih memberatkan kinerja komponen lain, seperti memory. Dan tidak jarang aplikasi-aplikasi tersebut bekerja dalam waktu yang bersamaan.Untuk menjawab Keterbatasan kinerja processor tradisiona dan pertumbuhan yang tidak sinkron antara kecepatan core processordengan kebutuhan aplikasi inilah multiproscessor hadir.
1.2    Tujuan
     Menjelaskan komponen processor
     Menjelaskan cara kerja processor
1.3    Metode
Metode yang saya gunakan :
     Mengumpulkan informasi
      Menganalisis data – data yang sudah ada

1.4     Batasan Permasalahan
Dalam hal ini saya mempunyai batasan – batasan masalah terhadap Spesifikasi Komputer, diantaranya :
-    Pengertian mikropocessor/processor
-    Komponen-komponen processor
-    Cara kerja processor




1.5    Sistematika Penulisan
1    Judul
2    Kata pengantar
3    Daftar isi
4    Pendahuluan
5    Pembahasan
6    Kesimpulan
























BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Processor
Mikroprosesor adalah suatu komponen (biasanya wujud fisiknya berupa chip) yang terdapat dalam suatu sistem komputer yang berfungsi sebagai unit pusat pemroses atau pengolah data dan istruksi. Dalam bahasa kasar sering diistilahkan sebagai ‘otak’ komputer. Mikroprosesor ini umumnya terpasang pada motherboard. Penulisan kata mikroprosesor sering disingkat µP atau uP. Istilah mikroprosesor juga disebut dengan nama prosesor atau CPU (central processing unit).
Prosesor ini terbuat dari chip silikon yang di dalamnya mengandung jutaan transistor mini dan sirkuit lainnya di atas sirkuit terintegrasi semikonduktor. Selama ini, perkembangan mikroprosesor diketahui mengikuti hukum Moore. Hukum ini dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Saat itu Moore memprediksi bahwa jumlah transistor yang ada pada IC (Integrated Circuit) akan berlipat ganda setiap tahunnya, dan merumuskan bahwa daya penghitungan akan berlipat ganda setiap 18 bulan. Pernyataan ini diperbaharui oleh Moore pada tahun 1995, berdasar hasil penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum tersebut memang benar-benar terjadi dan terbukti sejak awal tahun 1970-an. Sehingga performa komputerpun terus meningkat dari tahun ke tahun.


2.2 Komponen-komponen Processor
Komponen CPU terbagi menjadi beberapa macam, yaitu sebagai berikut.
a.    Unit kontrol yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini sudah pasti terdapat dalam semua CPU.CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output. Dengan demikian tugas dari unit kendali ini adalah:
     Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
    Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
    Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
    Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU.
    Menyimpan hasil proses ke memori utama.
b.    Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses. Memori ini bersifat sementara, biasanya di gunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. Secara analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.


c.    ALU unit yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika berdasar instruksi yang ditentukan. ALU sering di sebut mesin bahasa karena bagian ini ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean yang masing-masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri. Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder.
Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan (¹ ), kurang dari (<), kurang atau sama dengan (£ ), lebih besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan (³ ).
d.    CPU Interconnections adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU, yaitu ALU, unit kontrol dan register-register dan juga dengan bus-bus eksternal CPU yang menghubungkan dengan sistem lainnya, seperti memori utama, piranti masukan /keluaran.










2.3 Cara Kerja Processor

Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.




BAB III
KESIMPULAN
Mikroprosesor merupakan bagian utama dari computer karena processor berfungsi untuk mengatur semua aktivitas yang ada pada computer. Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.

DAFTAR PUSTAKA

•    http://www.cahyailmu.com/archives/komponen-dan-cara-kerja-cpucentral-processing-unit/
•    http://gpinkom.wordpress.com/2008/07/14/prosesor-komponen-dan-cara-kerja/
•    http://www.scribd.com/doc/56428391/CARA-KERJA-PROCESSOR

Continue Reading »

Pengertian FSB



Kampus TI | Pengertian FSB | FSB (Front Side Bus) yang sering juga disebut sebagai system bus adalah jalur (bus) yang secara fisik menghubungkan prosesor dengan chipset northbridge pada motherboard. Jalur ini sebagai tempat lintasan data/informasi yang diwujudkan dalam bentuk sinyal-sinyal elektronis. Jalur ini merupakan jalur dua arah, artinya aliran data/informasi bisa berjalan dari prosesor menuju motherboard atau sebaliknya. FSB juga menghubungkan processor dengan memori utama.
Bandwidth maksimum FSB ditentukan lebar FSB (wide FSB), frekuensi FSB, dan jumlah transfer per detik (transfer/tick). Misalkan lebar FSB 32 bit (setara 4 byte) dengan frekuensi 200 MHz dan 4 transfer per detik. Bandwith maksimumnya adalah:
Lebar FSB x frekuensi FSB x jumlah transfer per detik
= 4 x 200 x 4
= 3200 Mega Byte perdetik
Maknanya adalah jumlah data maksimum yang bisa dialirkan oleh FSB adalah 3200 MB per detik. Makin besar bandwidth FSB makin cepat komputer bekerja. Namun, hal ini juga bergantung pada kemampuan komponen-komponen lain dalam mendukung kerja komputer (prosesor), misalnya cache memory, memori utama, teknologi-teknologi lain yang terkandung dalam prosesor itu sendiri.
Bandwidth adalah jumlah data maksimum yang dapat dipindahkan dalam satuan waktu tertentu. Biasanya diukur dengan satuan byte per detik, bit per detik atau tingkatan satuan yang lebih besar, misalnya mega byte per detik, giga bit per detik. Satuan ini tergantung besar data atau sesuai keperluan pemakai/ penghitungnya.
Kemampuan transfer per detik yang dimiliki FSB tergantung teknologi yang digunakan pada prosesor tersebut. Misalnya teknologi GTL+ mampu melakukan 2 transfer per detik, EV6 melakukan 4 transfer per detik, sedangkan teknologi AGTL+ mampu mencapai 8 transfer per detik.
FSB merupakan ‘tulang punggung’ hubungan antara prosesor dengan chipset pada motherboard, karena melalui FSB inilah keduanya saling mengirim dan menerima data/informasi. Melalui system bus chipset berhubungan ke komponen lain yang terhubung pada motherboard. FSB digunakan untuk mengomunikasikan antara motherboard dengan komponen lainnya.
Patut dicatat bahwa semua sistem bus (PCI, AGP, memory) pada motherboard terhubung ke chipset, sehingga dapat dikatakan bahwa chipset menjadi titik sentral koneksi sistem bus pada motherboard. Dengan demikian tidaklah salah bila disebutkan bahwa FSB menghubungkan prosesor dengan komponen (device) lain dalam satu sistem komputer melalui chipset yang ada pada motherboard.

FSB merupakan jalur penghubung antara prosesor dengan memori utama, juga penghubung antara prosesor dengan chipset (northbridge) pada motherboard.

Hypertreing
Sebutan resmi untuk teknologi Hyper-threading adalah Hyper-Threading Technology yang disingkat dengan sebutan HTT. Teknologi karya Intel ini merupakan pengembangan dari teknologi Super-threading yang sebelumnya pernah diterapkan di prosesor Xeon (prosesor untuk server). Hyper-threading adalah bentuk inovasi teknologi yang lebih maju, yang menggunakan teknologi simultaneous multithreading (SMT), yang kemudian diterapkan pada beberapa varian prosesor Pentium 4, baik yang versi prosesor desktop maupun mobile Teknologi Hyper-threading ini tidak diterapkan di generasi prosesor Pentium M berbasis core, Merom, Conroe dan Woodcrest.

Perlu pula diketahui, penggunaan teknologi hyper-treading ini ternyata tidak efisien dalam penggunaan energi. Masalah inilah yang menjadi pertimbangan mengapa teknologi hyper-threading ini tidak diterapkan pada prosesor-prosesor baru berbasis core. Teknologi Hyper-threading sendiri dapat digambarkan sebagai berikut:

Sebuah prosesor yang dilengkapi teknologi hyper-threading oleh software ‘Operating system’ dianggap terdiri dari 2 prosesor (2 ‘logical’ processor). Dengan demikian ‘operating system’ dapat bekerja secara simultan di kedua prosesor (‘logical’ prosesor) tersebut. Hal ini mengakibatkan prosesor dapat memproses beberapa pekerjaan (berkas/tugas) sekaligus, sehingga pemrosesan berjalan lebih cepat dan memperpendek waktu kerja.
Boleh juga dikatakan, dengan adanya teknologi Hyper-threading ini memungkinkan sebuah prosesor bekerja seperti ‘dual prosesor’, atau prosesor tunggal dibaca seolah-olah menjadi ganda. Hal ini terjadi karena teknologi ini bekerja dengan cara menggandakan (menduplikasi) bagian/seksi tertentu dari prosesor (menyimpan catatan arsitektur prosesor).

Teknologi hyper-threading mampu meningkatkan performa prosesor hingga 40 %, bahkan ada yang menjelaskan dapat meningkatkan kemampuan proses kerja hingga dua kali lipat. Pihak Intel sendiri menyatakan bahwa kecepatan Pentium 4 Hyper-threading mampu meningkat 30% dibandingkan Pentium 4 non Hyper-threading. Pada beban kerja yang berat, teknologi hyper-threading mampu meningkatkan performa prosesor Pentium 4, yaitu menghasilkan kinerja yang lebih baik/cepat dibandingkan prosesor Pentium 4 tanpa teknologi hyper-threading. Akan tetapi, perbaikan performa ini juga sangat bergantung program aplikasi yang digunakan. Beberapa program justru menurun performanya ketika teknologi Hyper-threading ini diaktifkan. Kadangkala penurunan performa ini bersifat unik di Pentium 4 (bervariasi bergantung nuansa arsitektur prosesornya). Penurunan tersebut sebenarnya bukan sifat/karakteristik simultaneous multithreading.

Perlu diketahui bahwa fungsi hyper-threading ini bisa bekerja optimal bila didukung oleh sistem operasi yang sesuai, misalnya Windows XP. Selain bergantung pada dukungan sistem operasi, juga bergantung pada:
o Dukungan chipset yang digunakan pada motherboard
o Dukungan BIOS untuk mengatur aktif tidaknya fungsi HT dari BIOS
o Dukungan aplikasi software yang digunakan
Teknologi Hyper-Threading adalah teknologi eksklusif milik Intel, tidak dimiliki oleh prosesor-prosesor yang bukan produksi Intel.

TDP ( Thermal Design Power )
1.      Pengertian

TDP ( Thermal Design Power ) ialah daya yang dibutuhkan oleh sebuah alat untuk bekerja secara normal. TDP ini dinyatakan dalam satuan Watt ( W ). Pada pengetahuan dasar komputer, pengetahuan tentang TDP ini sangat perlu sekali karena sangat menentukan kinerja komputer yang kita gunakan. Yaitu dalam bagian operasional dari komputer, karena TDP ini juga berpengaruh pada kinerja sebuah komputer. Dan menjadi faktor yang membuat komputer kita bisa bertahan lama ataupun tidak.

Hal ini erat kaitannya dengan core sebuah mikroprosesor, jika sebuah core mikroprosesor tersebut membutuhkan daya 100 W maka kita harus mampu menampung daya tersebut. Misalkan saja daya dari rumah kita 250 W, kita ingin membeli PC ( Personal Computer ) dengan prosesor Core 2 Duo yang membutuhkan daya total 300 W. Dalam hal ini sebaiknya kita jangan membeli PC tersebut, karena jika daya yang dibutuhkan tidak dapat kita cukupi maka PC tersebut tidak akan normal atau bahkan tidak menyala sama sekali karena daya yang kita berikan tidak dapat tercukupi.

Pada teknologi komputer jaman dulu ( generasi Pentium, Pentium II dan Pentium III ) TDP tidak diefisiensikan sebagai mana mestinya. Seandainya TDP total sebuah PC Pentium II ialah 200 W, maka walaupun komputer tersebut bekerja dengan beban tinggi ( Full Load ), normal, ataupun Idle ( Menganggur / Istirahat ) daya yang diperlukan konstan sebesar 200 W. Sehingga beban pembayaran listrik menjadi naik karena daya yang dibutuhkan sangat besar. Berbeda dengan teknologi jaman sekarang ( Pentium IV keatas ), TDP sangat diefisiensikan. Misalnya PC Pentium 4 dengan daya 200 W, maka daya yang dibutuhkan dapat berbeda-beda tergantung pemakaian si pemakai. Jika kondisi Full Load daya yang dibutuhkan maksimal 200 W, sedangkan daya yang dibutuhkan saat kondisi Idle hanya 120 W. Sehingga beban pembayaran listrik dapat diminimalisir.

Continue Reading »

Perkembangan Komputer

Kampus TI | Perkembangan Komputer | Assalamu'alaikum kawan Kampus TI ^_^ dah lama banget ini ane gx share tentang komputer dll. Di kesempatan ini ane mau share tentang perkembangan komputer dari mulai generasi pertama sampai masa kini. Nah biar gx lama lagi ane kasih aja gambarnya gan. Liat aja kebawah ^_^.








Continue Reading »

Gratis Laptop, Komputer, dll

Team Acer bikin undian nih!

Bagi 3 pemenang yang beruntung bakalan dapet hadiah dibawah ini

1st

Acer Aspire Predator G7
Windows®7 Home Premium 64 bit
Intel® Core™ i7-2600K CPU
RAM 16 GB, 128 GB SSD, 1,5 TB HD
2 x Nvidia® GTX 580

2nd

Intel® Media Combo
Intel® Core™ i5-2500K CPU
Intel® Desktop Board DP67BA Media Series
Intel® Solid-State Drive 510 Series, 250 GB

3rd

Nvidia® GTX 680 + 3D Vision™ Glas Set

caranya? gampang!

1. like kami di facebook dengan membuka link berikut
http://www.aceresport.com/500/ref5ns310r9s6p3
2. click "Join In"
3. click "Go To Apps"
4. click "Like"
5. terus click "Join In" lagi
6. beres deh!

Ayo semuanya ikutan!!! Kapan lagi dapet super computer canggih gratis

TeamAcer
Continue Reading »

PENGATURAN PADA BIOS DAN FUNGSINYA

Kampus TI | PENGATURAN PADA BIOS DAN FUNGSINYA | Assalamu'alaikum kawan kampus ti. Kali ini saya akan posting tentang PENGATURAN PADA BIOS DAN FUNGSINYA. Mungkin kawan kampus ti sudah pada tahu, tapi munkin saja ada kawan kampus ti yang belum mengetahuinya dan lagi belajar tentang menjadi Teknisi Komputer. Berikut pejelasannya.


Pengaturan jam dan tanggal fungsinya adalah untuk menseting jam dan tanggal pada komputer kita.
Caranya : Pada kolom Main kita pilih Sistem Time, dengan cara menggerakannya dengan pad panah pada keyboard. Setelah itu atur jamnya dan sesuaikan dengan jam yang ada di rumah. Dan atur pula tanggalnya dan sesuaikan dengan tanggal yang benar.

Pengaturan pada IDE Configuration fungsinya adalah untuk mengetahui apakah komponen yang kita pasang pada slot IDE sedah terpasang ataukah belum, apabila disana belum terbaca hard disk dan CDROMnya maka ada kemungkinan komponen tersebut tidak terpasang dengan benar.
Caranya : Pada kolom Advanced pilih IDE Configuration, kemudian Enter. Disana akan terlihat komponen yang terpasang pada slot IDE.

Untuk melihat Floppy yang terpasang pada PC kita, kita bisa melihatnya di kolong Advanced, kemudian pilih Floppy Configuration, maka akan terlihat Floppy tersebut sedah terpasang dengan benar atau tidak.

Pengaturan Boot fungsinya adalah untuk mengatur Boot pada komputer kita. Disana ada 3 pilihan Boot yaitu hard disk, CDROM dan Floppy. Pengaturan Boot biasanya di lakukan apabila kita akan menginstal OS yang baru dan Bootnya melalui CDROM.
Cara pengaturannya : pada kolom Boot kita pilih Boot Device Property kemudian Enter.
Kita atur Boot pertamanya pada CDROM, Boot keduanya pada hard disk dan Boot ketiganya pada Floppy disk.

Pada kolom Boot disana juga ada untuk meng-enebel dan disebelkan hard disk, CDROM dan Floppy disk.

Pengaturan Power fungsinya adalah untuk meng-inebel dan disebelkan power pada komputer kita,
Caranya : Pada kolom power kita pilih Power Mnagement/APM kemudian tekan Enter. Kemudian disana akan ada dua pilihan yaitu Enabled dan Disabled.

Memberikan Password pada bios kita fungsinya adalah untuk menghindari penggunaan orang lain yang tidak mempunyai hak untuk mengatur bios kita.
Caranya : Pada kolom Security kita pilih Change Supervisor password kemudian Enter. Ketikan password yang kita inginkan dan ketik ulang password tersebut.
jika ingin menghilangkan password yang sudah kita buat, kita tinggal memilih Clear User password kemudian OK.

Untuk keluar dari BIOS kita tinggal masuk pada kolom Exit. Jika kita ingin keluar dari BIOS dengan menyimpan hasil setingan, kita tinggal memilih Exit Saving Change.

Untuk lebih jelasnya bisa mendownloadnya DISINI
Continue Reading »

Download Ebook Menjadi Teknisi Komputer

Kampus TI | Ebook Menjadi Teknisi Komputer | Assalamu'alaikum kawan kampus ti. Saya punya Ebook Menjadi Teknisi Komputer niihh. Jika kawan kampus ti ingin memilikinya bisa di download di bawah ini.



INILAH MANFAAT YANG AKAN ANDA PEROLEH DARI EBOOK DI ATAS
  1. Mengenal dan menguasai perangkak lunak dan perangkat keras komputer.
  2. Mampu dan terampil merakit komputer.
  3. Terampil merawat komputer.
  4. Mampu mendeteksi Kerusakan Komputer.
  5. Menguasai dan mampu membedakan mana kerusakan hardware dan mana kerusakan software.
  6. Terampil memperbaiki komputer.
  7. Terampil mendeteksi dan mengganti komponen yang rusak pada Motherboard.
  8. Terampil menjadi teknisi komputer secara mandiri.
  9. Mengenal dan menguasai perangkak lunak dan perangkat keras Laptop.
  10. Terampil merawat Laptop.
  11. Mampu mendeteksi Kerusakan Laptop.
  12. Menguasai dan mampu membedakan mana kerusakan hardware dan mana kerusakan software.
  13. Terampil memperbaiki Laptop.
  14. Terampil menjadi teknisi Laptop secara mandiri
  15. Memahami dan mahir mempraktekkan jaringan komputer 
Semoga Ebook Menjadi Teknisi Komputer dapat membantu anda. Terimakasih (^_^)
Continue Reading »